About Us

History Of STID AL BIRUNI Babakan Ciwaringin

Sejarah Al Biruni berawal pada tahun 2004. Saat itu, didirikan Lembaga Pendidikan Entrepreneurship Al-Biruni, yang menyelenggarakan pendidikan entrepreneurship (kewirausahaan) bagi kalangan santri dan masyarakat umum yang telah menuntaskan pendidikan jenjang SLTA.

Selama 2 periode pembelajaran yang masing-masing berdurasi 1 tahun – berarti hingga 2006, telah diluluskan 22 orang. Para lulusan ini, sebagian berkiprah sebagai wirausahawan skala kecil di berbagai bidang, seperti landscaping, kuliner, toko kelontong, dan lainnya. Sementara sebagian lainnya melanjutkan pendidikan lebih lanjut atau bekerja. Melengkapi program di atas, Al Biruni menyelenggarakan berbagai pelatihan maupun halaqoh (seminar) mengenai kewirausahaan, dengan menghadirkan para pengusaha lokal maupun nasional.

Pada periode 2006-2007, Al Biruni melanjutkan kiprahnya dengan mendirikan Lembaga Pendidikan Keterampilan yang menyajikan kursus komputer, kursus bahasa Inggris, dan kursus bahasa Arab. Ratusan santri telah mendapatkan manfaat dari program-program kursus ini.

Untuk melanjutkan berbagai kiprah itu, agar menjadi lebih punya dampak luas dan berkesinambungan, pada tahun 2008, dirintis keberadaan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Al Biruni, yang menyelenggarakan dua program studi sarjana strata 1: Pengembangan Masyarakat Islam dan Komunikasi Penyiaran Islam.

" Selanjutnya, pada tahun 2009, Yayasan Amal Al-Biruni mengambil alih pengelolaan dua lembaga yang punya sejarah panjang di Babakan Ciwaringin, yaitu SMP Pesantren dan SMK Ciwaringin ".

STID Al Biruni menyelenggarakan dua program studi sarjana strata 1 Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) dan Komunikasi Penyiaran Masyarakat Islam (PMI) berlandaskan SK Direktur Jenderal Pendiidkan Islam Departemen Agama RI No.Dj. I/495/2007.

Missi dari sekolah tinggi ini adalah melahirkan kader dakwah yang selain menguasai keilmuan Islam klasik, juga memiliki kecakapan sebagai wirausahawan sosial.

Perkuliahan bagi para mahasiswa STID diasuh oleh para dosen profesional dengan latar pendidikan minimal S2. Selain itu, mahasiswa STID Al Biruni juga mendapatkan bimbingan dari para kyai, para aktivis LSM serta para profesional lainnya di bidang komunikasi/penyiaran dan pengembangan masyarakat, melalui kegiatan pelatihan, mentoring dan magang.

Sebagian mata kuliah baik dalam Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) maupun Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), diikuti oleh setiap mahasiswa STID Al-Biruni di Ma’had Aly Al Hikamus Salafiyah Babakan Ciwaringin. Dengan demikian, para lulusan STID Al-Biruni juga akan mendapatkan Ijasah dari Ma’had Aly Al Hikamus Salafiyah Babakan Ciwaringin. Mata-mata kuliah tersebut meliputi: Nahwu, Sharaf, Balaghah, Mantiq, Tassawuf, Fiqih, Usul Fiqh, Tauhid, Tafsir, Hadits, Ulumul Qur’an dan Qowa’idul Fiqh.

VISI STID AL-BIRUNI ADALAH

"Mewujudkan perguruan tinggi unggul dalam bidang Dakwah dan Komunikasi Islam berbasis information technology tingkat nasional pada tahun 2030"

MISI STID AL-BIRUNI

(1) Meningkatkan kualitas akademik di bidang dakwah dan komunikasi islam berbasis teknologi informasi yang berdaya saing nasional dan relevan dengan pengguna (stakeholder);
(2) Menyelenggarakan penelitian yang fokus pada isu-isu sosial keagamaan kontemporer untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan masyarakat;
(3) Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan;
(4) Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi;
(5) Mewujudkan tata kelola lembaga yang profesional dan akuntabel berbasis digital.

TUJUAN STID AL-BIRUNI

(1) Mencetak mahasiswa yang memiliki kemampuan dakhwah komprehensif berbasis spiritual, riset, ilmu pengetahuan, dan entrepreneurship;
(2) Mencetak mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi, bimbingan, dan pengembangan masyarakat;
(3) Menghasilkan lulusan yang mandiri, berkarakter, dan memiliki jiwa kewirausahaaan sosial; dan
(4) Mencetak mahasiswa yang memiliki semangat untuk mengembangkan kearifan lokal dalam konteks ke-Indonesiaan.

Program Studi

  • Komunikasi Penyiaran Islam (KPI)
  • Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)